Napi Kabur Dari Lapas Kelas IIA Bengkalis Berhasil Ditangkap di Berastagi

yulistar, 02 Jun 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

BENGKALIS - Pelarian Syamsuardi alias ardi warga Desa Bumbung Kecamatan Bathin Solapan, terhenti. Narapidana (napi) yang kabur dari Lembaga pemasyarakatan (Lapas)  Kelas II-A Bengkalis dari kamis (23/04) berhasil ditangkap Senen (01/06). Ardi ditangkap pukul 11.30 di Kecamatan Berastagi Kabupaten Tanah Karo Sumatera Utara. 

Kepala Lapas Kelas.II-A Bengkalis. Edy Mulyono menyampaikan, lokasi Ardi sudah terpantau. Namun, sejak dalam pantauan, posisinya terus berpindah-pindah. Setelah diketahui menetap di rumah saudaranya di Berastagi minggu (31/05) pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kasatreskrim Polres Tanah Karo. Rilis humas lapas kelas IIA Bengkalis ke Indonesiasatu.co.id.Selasa (02/06).

"Setelah pemetaan diketahui Syamsuardi tinggal di rumah Mustakin yang merupakan saudara Ipar terpidana di jalan Jamin ginting belakang SMIK Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, selanjutnya sekitar pukul 13.30 WIB tim dari Lapas Bengkalis yang di pimpin langsung oleh Kepala KPLP Aris Yulianta di bantu dari Polres Tanah Karo bergerak menuju sasaran rumah Mustakim untuk dilaksanakan penangkapan,"Kata Edi Mulyono.

Ternyata saat penggeledahan rumah Mustakim,  Ardi berhasil melarikan diri serta bersembunyi di kebun tidak jauh dari rumah Iparnya,setelah dilakukan penyisiran juga belum berhasil di bekuk, namun pada malam harinya sekitar pukul 19.30 WIB tim dapat info bahwa Syamsuardi kembali ke rumah.

"Dengan informasi tersebut tim langsung kembali ke rumah Mustakim dengan melakukan pengepungan namun Ia sempat lari ke arah selatan dan berhasil di tangkap di belakang SMIK Kecamatan Berastagi,  malam itu juga Syamsuardi di titipkan di Polres Tanah Karo"kata Edi Mulyono.

Sebagai mana diketahui kedua Narapidana yang melarikan diri dari Lapas Bengkalis pada akhir April yakni Syafran alias Ran dalam kasus narkotika dan pencurian dengan hukuman lima tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider 2 bulan dan 1 tahun kurungan,  napi ini beralamat di Desa Sungai Batang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. 

Kemudian, napi atas nama Syamsuardi alias Ardi dengan perkara narkotika hukuman 7,5 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 2 bulan kurungan, beralamat Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

"Dua napi yang kabur ini telah berhasil kami tangkap kembali dan sudah diamankan.” pungkas Kalapas Bengkalis.(yulistar)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu